Hubungan Lama Ketuban Pecah Dini pada Kehamilan Aterm dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSD dr. Soebandi Jember
Hubungan Lama Ketuban Pecah Dini pada Kehamilan Aterm dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSD dr. Soebandi Jember
David Lahindah Stephanus
Bachelor of Medicine, Faculty of Medicine, Jember University, East Java, Indonesia
Dita Diana Parti
Department of Obstetrics and Gynaecology, Faculty of Medicine, Jember University, East Java, Indonesia
Elly Nurus Sakinah
Department of Pharmacology, Faculty of Medicine, Jember University, East Java, Indonesia
Dion Krismashogi Dharmawan
Department of Pediatric, Faculty of Medicine, Jember University, East Java, Indonesia
Galuh Prasasti Isbach
Bachelor of Medicine, Faculty of Medicine, Jember University, East Java, Indonesia a
Abstrak
Salah satu komplikasi paling sering terjadi pada bayi baru lahir adalah asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum adalah kegagalan dalam menginisiasi dan mempertahankan pernapasan secara spontan sesaat setelah dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketuban pecah dini (KPD) pada kehamilan aterm dan kejadian asfiksia neonatorum pada bayi baru lahir di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian terdiri atas 72 sampel ibu dengan kehamilan aterm yang mengalami KPD di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember. Data dikumpulkan melalui rekam medis dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen (KPD pada kehamilan aterm) dan variabel dependen (asfiksia neonatorum). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara KPD pada kehamilan aterm dengan kejadian asfiksia neonatorum (p-value = 0,001). Ibu yang mengalami KPD > 12 jam mempunyai risiko sebesar 5,6 kali lebih tinggi dibandingkan dengan ibu yang mengalami lama KPD < 12 jam (OR = 5,6). Evaluasi yang cepat dan penanganan yang tepat waktu sangat penting untuk mengurangi risiko asfiksia neonatorum.
Keywords : KPD, Lama KPD, Asfiksia Neonatorum
DAFTAR PUSTAKA
Ahmady, A., Ashriady, A. and Mariana, D. (2020) ‘Analysis Of Prolonged Labor And Premature Rupture Of Membranes Risk Factors On The Occurrence Of Asfiksia In A New Born Babies In Mamuju District, 2017 - 2018’, Urban health, 2. Available at: https://api.semanticscholar.org/CorpusID:229513657.
Anil Mori et al. (2024) ‘Use of ABGA Parameters as predictive tool for Evaluation Of Outcomes Of Perinatal Asphyxia in Term And Preterm Newborns from central India: A Prospective Observational Study’, Indian Journal of Public Health Research & Development, 15(2), pp. 129–135. Available at: https://doi.org/10.37506/yvn7cb62.
Crellin, H.B. and Singh, V. (2025) ‘Sonography Evaluation of Amniotic Fluid’, StatPearls [Preprint]. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK570623/ (Accessed: 30 March 2026).
Elok Dwi Cahyani et al. (2024) ‘Hubungan Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian Asfiksia Pada Neonatorum’, Journal of Scientech Research and Development, 6(2), pp. 646–659. Available at: https://doi.org/10.56670/jsrd.v6i2.640.
Fleiss, J.L., Levin, B. and Cho Paik, M. (2004) ‘Statistical Methods for Rates and Proportions, Third Edition’, Statistical Methods for Rates and Proportions, Third Edition, pp. 1–760. Available at: https://doi.org/10.1002/0471445428.
Published
November 20 , 2024
Issue
Vol. 5 No. 1 (2026)
Section
Research Article
License
Copyright (c) 2025 Jember Medical Journal
Under License of Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International Generic (CC BY-SA 4.0).