Resistant Starch Tipe 3 Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai Prebiotik pada Tikus Model Diabetes Mellitus
Resistant Starch Tipe 3 Modified Cassava Flour (MOCAF) sebagai Prebiotik pada Tikus Model Diabetes Mellitus
Jauhar Firdaus
Departemen of Physiology, Faculty of Medicine, University of Jember
Elly Nurus Sakinah
Departement of Pharmachology, Faculty of Medicine, University of Jember
DOI: https://doi.org/10.19184/jembermedicaljournal.v2i2.149
Abstract
Prebiotik telah dikenal luas memiliki manfaat dalam kesehatan manusia. Sebagai prebiotik alternatif, resistant starch tipe 3 (RS3) memiliki beberapa kelebihan yakni tidak menyebabkan konstipasi maupun diare, RS3 juga menurunkan glukosa darah dan meningkatkan kadar Glucagon Like Peptide-1 (GLP-1) yang memiliki peran utama dalam mekanisme kontrol glukosa darah pada pasien dengan diabetes mellitus (DM). Salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai sumber RS3 adalah Modified Cassava Flour (MOCAF). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran RS3 MOCAF sebagai prebiotik alternatif pada tikus diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus wistar jantan (Rattus novergicus) model diabetes dengan memberi injeksi streptozotocin (stz) sebanyak 35mg/KgBB secara intraperitoneal. Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah pada awal penelitian dan setelah induksi stz untuk menentukan kondisi diabetes, dikatakan diabetes jika kadar glukosa darah lebih dari 200mg/dL. Diet RS3 diberikan sebanyak 20 gram/hari selama 4 minggu. Pemberian diet RS3 MOCAF mampu menurunkan kadar glukosa darah puasa dari 494 mg/dL menjadi107 mg/dLdan glukosa darah post prandial dari 526 mg/dL menjadi 96 mg/dL. Analisis mikrobiologi menunjukkan bahwa bakteri yang paling banyak tumbuh pada pemberian diet RS3 MOCAF adalah Lactobacillus Sp. RS3 MOCAF memiliki peran sebagai prebiotik dan mampu menurunkan kadar glukosa darah pada tikus model diabetes melitus.
Keyword: Prebiotik, Resistant Starch tipe 3, MOCAF, Kadar Glukosa Darah, Diabetes mellitus
REFERENCE
Bindels, L. B., Segura Munoz, R. R., Gomes-Neto, J. C., Mutemberezi, V., Martínez, I., Salazar, N., Cody, E. A., Quintero-Villegas, M. I., Kittana, H., de Los Reyes- Gavilán, C. G., Schmaltz, R. J., Muccioli, G. G., Walter, J., & Ramer-Tait, A. E. (2017). Resistant starch can improve insulin sensitivity independently of the gut microbiota. Microbiome, 5(1), 12. https://doi.org/10.1186/s40168-017-0230-5
Brighenti, F., Benini, L., Del Rio, D., Casiraghi, C., Pellegrini, N., Scazzina, F., Jenkins, D. J. A., & Vantini, I. (2006). Colonic fermentation of indigestible carbohydrates contributes to the second-meal effect. American Journal of Clinical Nutrition, 83(4), 817–822. https://doi.org/83/4/817 [pii]
Canfora, E. E., Jocken, J. W., & Blaak, E. E. (2015). Short-chain fatty acids in control of body weight and insulin sensitivity. Nature Reviews Endocrinology 2015 11:10, 11(10), nrendo.2015.128. https://doi.org/10.1038/nrendo.2015.128
Fuentes-Zaragoza, E., Sánchez-Zapata, E., Sendra, E., Sayas, E., Navarro, C., Fernández-Lõpez, J., & Pérez-Alvarez, J. A. (2011). Resistant starch as prebiotic: A review. Starch/Staerke, 63(7), 406–415. https://doi.org/10.1002/star.201000099
Haryo, R., Setiarto, B., Sri, B., Jenie, L., Faridah, D. N., & Saskiawan, I. (2015). Kajian Peningkatan Pati Resisten yang Terkandung dalam Bahan Pangan Sebagai Sumber Prebiotik (Study of Development Resistant Starch Contained in Food Ingredients as Prebiotic Source). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), 20(3), 191–200. https://doi.org/10.18343/jipi.20.3.191
Jainata, D., Utama, B. I., & Desmawati, D. (2022). Pengaruh Probiotik Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 2(4), 312–320. https://doi.org/10.25077/jikesi.v2i4.487
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Infodatin tetap produktif, cegah, dan atasi Diabetes Melitus 2020. In Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (pp. 1–10). https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/Infodatin- 2020-Diabetes-Melitus.pdf
Published
November 20 , 2022
Issue
Vol. 1 No. 1 (2022)
Section
Research Article
License
Copyright (c) 2025 Jember Medical Journal
Under License of Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International Generic (CC BY-SA 4.0).